2012: Bamboo Shelter Project

Bamboo Shelter Project

Sumber: http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 17  Maret 2012

Hari # 1 Bamboo Shelter Project

Sumber:http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 19 Maret 2012

Hari # 2 Bamboo Shelter Project

Sumber:http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 20 Maret 2012

  

Bamboo Shelter Project: Konsep Hunian Aman dan Estetik

Sumber: http://www.itb.ac.id/ 20 – Maret – 2012

BANDUNG, itb.ac.id — Dosen tamu program studi Desain Produk ITB, Prof. Bando Takaaki dari Musashino Art University, Jepang, meluncurkan proyek mega struktur Bamboo Shelter Project yang dapat disaksikan mulai Senin hingga Kamis (19-22/03/12) di lapangan Campus Center (CC) Timur ITB. Hasil akhirnya adalah struktur bambu berukuran besar yang minim bahan namun memiliki ketahanan terhadap gempa. Proyek kolaborasi dengan program studi Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman (PUSKIM) ini juga didukung oleh program-program studi lain di lingkungan FSRD, program studi Arsitektur, Teknik Mesin, serta Aeronotika dan Astronotika ITB.

Menyaksikan banyaknya korban jiwa pada peristiwa gempa di Kobe, Jepang, akibat terperangkap dalam bangunan, Prof. Bando Takaaki yang mulanya seorang desainer grafis tergerak untuk mengembangkan desain bangunan alternatif yang mampu memberikan perlindungan yang terpercaya bagi penghuninya, tutur Kepala Program Studi Desain Produk ITB, Dr. Andar Bagus, M.Sn.

Dalam pencarian struktur bangunan yang kuat tersebut, orang sampai pada kesimpulan bahwa bola merupakan struktur yang paling stabil. “Benda alam yang sangat kecil seperti virus hingga benda-benda langit yang sangat besar seperti planet dan matahari semuanya berbentuk bola,” jelas Dr. Andar, “Bentuk bola meratakan tegangan yang diterima oleh struktur. Bisa dilihat bahwa tidak ada segmentasi ataupun sudut; kita tidak bisa membedakan mana dinding mana atap.”

Desain bangunan berbentuk bola sendiri sudah dikembangkan sejak lama, namun desain cangkangnya yang selalu menjadi permasalahan. Dalam proyek kali ini Prof. Bando memilih bambu sebagai material utamanya. “Bambu itu banyak, murah, mudah diproses oleh industri-industri kecil, dan juga ramah lingkungan,” kata Dr. Andar. Bambu-bambu tersebut disambungkan satu sama lain dalam bentuk modul-modul heksagonal dan pentagonal yang dirangkai hanya dengan bantuan baut dan kawat.

Sebenarnya usaha-usaha eksplorasi bambu ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh Prof. Bando. Sejak tahun 2009, setiap tahunnya diadakan workshop mengenai desain bambu olehnya di program studi Desain Produk ITB. Bahkan, Prof. Bando sempat menetap sebagai dosen tamu selama tahun 2011 dan Bamboo Shelter Project ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawabannya.

Kolaborasi Mahasiswa

Harmein Khagi (Desain Produk ITB) sebagai Project Director menjelaskan bahwa Bamboo Shelter Project yang dimulai pada Senin (19/03/12) ini diharapkan dapat rampung pada Kamis (22/03/12). Pengerjaannya sendiri dibantu oleh banyak pihak, dengan pengerjaan modul untuk kubah bola dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa program studi Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Arsitektur, Teknik Mesin, serta Aeronotika dan Astronotika ITB. Terdapat 12 modul pentagon dan 20 modul heksagon yang akan dibuat.

“Mula-mula kita akan buat bagian atasnya, lalu akan dikerek dengan tiga buah menara ke bagian atas untuk dilanjutkan hingga bagian bawah. Sebelum penyelesaian, akan dipasang bagian kakinya dahulu,” jelasnya.

Sumber gambar: Kurniawan Gunadi.

Hari # 3 Bamboo Shelter Project

Sumber:http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 21 Maret 2012

Hari # 4 Bamboo Shelter Project

Sumber:http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 22 Maret 2012

Hari # 5 Bamboo Shelter Project

Sumber:http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 23 Maret 2012

Hari # 6 Bamboo Shelter Project

Sumber:http://kurniawangunadi.tumblr.com/ 24 Maret 2012

Presentasi Prof. Takaaki Bando “Bamboo Shelter Project”

Sumber: http://desainproduk.fsrd.itb.ac.id/ 3 April  2012

Prof. Takaaki Bando, dari Departemen Science of Design Musashino Art University, Tokyo, melakukan presentasi di Ruang Seminar FSRD ITB, 26 Maret 2012, setelah melewatkan masa satu tahunnya melaksanakan kerja sama riset tentang material bambu dengan Program Studi Desain Produk FSRD ITB.

Kerja sama riset internasional tentang bambu ini lama terjalin karena selama ini Desain Produk FSRD ITB juga mengembangkan berbagai riset tentang material bambu desain produk bambu dan manfaatnya kepada komunitas, di antaranya oleh: Dr. Dwinita Larasati, Dr. Andar Bagus, Dr. Deddy Wahyudi, M. Ihsan DRSAS, dan lain-lain.

Dalam menutup masa riset satu tahun-nya ini, Prof. Bando dan mahasiswa maupun staf Program Studi Desain Produk FSRD ITB membuat “Bamboo Shelter Project” bersama-sama dengan Purwito, Dipl.E.Eng dari Pusat Penelitian Teknologi Permukiman (PUSKIM), berlokasi di lapangan Campus Center Timur ITB. Bamboo shelter ini merupakan sebuah struktur bambu berbentuk bola raksasa yang disangga oleh sebuah base lima kaki yang juga terbuat dari struktur bambu.

Tujuan dari project ini di antaranya adalah untuk menunjukkan bahwa (1) bambu merupakan material yang ¬¬–melalui sifat kuat sekaligus lenturnya– terbukti mampu membangun struktur bentuk tertentu, yang potensial dikembangkan menjadi struktur bangunan anti-gempa dan bangunan hunian masa depan dalam mengantisipasi bencana. (2) Selain itu, project ini adalah untuk membuktikan eratnya kaitan antara sains, seni, desain dan teknologi. Melalui pengembangan rumus geometri dalam struktur polihedric, Prof. Bando membangun bola besar diameter 10 meter.

Presentasi dihadiri oleh akademisi dari berbagai bidang ilmu, dipandu oleh Dr. Dudy Wiyancoko dan diberi pengantar oleh Prof. Imam Buchori Z. Dalam pembicaraannya, Prof. Bando menekankan pentingnya desainer untuk peduli akan masa depan komunitas. Pernyataannya: “Designers should think about how community should be, and what objects should be provided. Contemporary designers should also think about visualization that depicts appropriate lives, showing examples of possibilities. Then think about how bamboo, as a future material, can take part in this future community.”

Selain presentasi mengenai Bamboo Shelter Project, Prof. Bando juga berbicara mengenai masa depan risetnya, terutama kerja sama yang selama ini telah dilakukan antara Musashino Art University (MAU) dengan Desain Produk FSRD ITB.

3 Responses to “2012: Bamboo Shelter Project”

  1. Inda Cahyani Says:

    Brilliant inspiration

  2. Andi Ramdani Says:

    i like it…:) nice work

  3. kangagush Says:

    wow keren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: