Image Bali Architect

Green Arsitektur dengan Rumah Bambu

Sumber: http://www.imagebali.net/   

Green arsitektur dengan rumah bambu merupakan arsitektur ramah lingkungan yang diperlukan sebagai upaya penjagaan keseimbangan lingkungan. Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki banyak manfaat terhadapi penjagaan atau upaya konservasi alam lingkungan. Memilih green arsitektur dengan rumah bambu merupakan pilihan cerdas dalam upaya penyelamatan kondisi lingkungan alam sekitar. Dalam upaya perlindungan konservasi alam, beberapa manfaat bambu yang paling dominan adalah sebagai tanaman yang sangat efektif untuk upaya reboisasi wilayah hutan yang terbuka atau gundul sebagai akibat penebangan atau pembalakan liar. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan rumpun tanaman bamboo sangat cepat sekali serta toleransinya terhadap daerah lingkungan sangat tinggi serta mempunyai kemampuan dalam memperbaiki sumber tangkapan air yang dinilai sangat efektif.

Di samping manfaat lingkungan, tanaman bambu juga memiliki banyak kegunaan lainnya seperti industri peralatan rumah tangga, adat istiadat, makanan dan sebagainya. Tanaman bambu memiliki beragam fungsi ganda yang sangat bermanfaat bagi manusia. Upaya green arsitektur dengan rumah bambu secara langsung telah mendukung upaya pelestarian tanaman serba guna yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia tersebut. Cina merupakan salah satu negara yang menjadikan tanaman bambu sebagai tanaman konservasi alam yang utama di negaranya, disamping membantu keseimbangan alam lingkungan, bambu juga berperan pada perbaikan ekonomi masyarakat.

Ada banyak keuntungan yang bisa Anda peroleh bagi Anda yang berminat menerapkan green arsitektur dengan rumah bambu. Memiliki rumah bambu tak selamanya memberi kesan kuno dan ketinggalan zaman, apabila dirawat dan didesain dengan menarik, maka rumah bambu memiliki banyak keuntungan dibanding dengan rumah-rumah beton dan gedung. Ingin tahu keistimewaan green arsitektur dengan rumah bambu? Berikut ini diantaranya:

1. Green arsitektur dengan rumah bambu merupakan arsitektur ramah lingkungan yang membantu keseimbangan alam sekitar. Memilih desain rumah bambu sebagai pilihan merupakan upaya Anda untuk membantu perbaikan kondisi lingkungan di tempat Anda.

2. Pemilihan green arsitektur dengan rumah bambu untuk model rumah Anda, merupakan pilihan yang tepat sebagai upaya perlindungan keamanan rumah di daerah yang rawan gempa. Rumah dengan bahan bambu merupakan salah satu rumah alternatif tahan gempa yang akan resisten pada saat gempa terjadi. Di daerah yang rawan dan sering terjadi gempa, rumah bambu merupakan salah satu pilihan bahan dasar rumah yang bisa Anda pilih. Sifatnya yang ringan membuat rumah bambu cukup tahan dengan goncangan gempa.

3. Green arsitektur dengan rumah bambu juga memiliki nilai estetika seni yang cukup tinggi. Bambu memberi kesan nyaman, keindahan dan ketenangan bagi orang-orang yang masuk dan berdiam diri di dalamnya. Nilai seni justru semakin bisa dimunculkan melalui desain model rumah bambu.

4. Green arsitektur dengan rumah bambu merupakan hunian yang asri dan alami , sejuk nyaman dan terhindar dari suasana panas yang berlebihan. Semiliir kesejukan alami akan lebih dirasakan saat Anda mendiami sebuah rumah bambu. Berbeda dengan rumah gedung, kesejukan berasal dari pengaruh AC dan sebagainya, namun di rumah bambu kesejukan akan hadir secara alami.

5. Green arsitektur dengan rumah bambu secara ekonomis jauh lebih murah dibanding dengan rumah-rumah beton dan gedung lainnya. Kemurahan tidak selamanya mengidentikkan dengan kualitas. Anda tetap bisa menjaga kualitas rumah bambu Anda dengan merancang desain rumah bambu yang memiliki nilai seni yang tinggi. Ada banyak model rumah bambu modern yang bisa Anda adaptasi.

Eksplorasi Bambu Untuk Rumah Modern

Sumber:http://www.imagebali.net/   

Bambu adalah material lokal yang belum banyak di eksplorasi untuk rumah hunian berkonsep modern, selama ini yang kita tahu bambu dominan digunakan pada rumah-rumah sederhana di pedesaan dan berkesan tradisional, padahal jika dicermati, bambu sangat potensial untuk dikembangkan Selain eksotis, bambu juga memiliki karakter fisik yang kuat dan lentur sehingga layak digunakan untuk elemen struktural dan non struktural pada rumah.

Sebenarnya, beberapa arsitek lokal telah berhasil meraih kesuksesan dengan karya spektakuler di tingkat dunia dengan material bambu sebagai desainnya. Eksplorasi bambu pada dunia desain dan arsitektur menjadi satu alternatif untuk mewujudkan spirit lokal. Desain berspirit lokal dan tradisional ini merupakan suatu bentuk nyata dalam upaya gerakan hemat energi dan menciptakan perancangan rumah tinggal berorientasi pada alam.

Perlu ada eksplorasi desain yang lebih mendalam untuk dapat mengangkat citra bambu dari yang berkesan tradisional menjadi lebih modern dan elegan agar mudah diterima oleh semua kalangan masyarakat. Untuk menghasilkan desain yang ramah lingkungan dapat dilakukan melalui pendekatan lokalitas yang melebur dengan alam meskipun dengan cara yang paling sederhana sekalipun. Nilai sebuah karya tidak harus digambarkan melalui kemewahan visual saja, tetapi juga bisa melalui kesederhanaan yang menyentuh hati.

Bambu merupakan material yang tidak banyak membutuhkan energi dalam pelaksanaannya. Di samping itu sekaligus berfungsi juga sebagai alat untuk mensosialisasikan kemungkinan jenis material alami lain selain kayu untuk bahan bangunan. Tidak seperti pohon kayu yang sekali tebang habis, bambu dapat dipanen setiap 3 tahun sekali dan terus menerus tumbuh selama akaranya tidak ikut dirusak, sehingga bambu dapat cepat diperbaharui, renewable and suistenable material. Bambu sangat mudah diperoleh, hamper di seluruh wilayah Indonesia bambu dapat kita temui. Selain lebih murah, bambu juga mudah dalam pengelolaannya untuk dijadikan berbagai macam elemen bangunan.

Sebelum digunakan sebagai bahan bangunan, furnitur maupun elemen estetis lainnya , bambu harus terlebih dahulu dibawa ke workshop untuk diproses terlebih dahulu, agar awet dan tahan terhadap rayap, mengingat bahan ini akan kita gunakan untuk membuat sebuah rumah tinggal yang tentu saja bukan hanya satu atau dua hari kita tempati. Bambu diawetkan dengan cara perendaman dengan campuran 5 % bahan kimia dan 95 % air selama 14 hari, kemudian dikeringkan.

Aplikasi struktur bambu pada rumah tinggal bisa bermacam-macam. Bambu gombong atau bambu petung berdiameter 10 – 12 cm dapat kita jadikan sebagai tiang dengan cara diberi tulangan besi dan dicor beton, dengan menggunakan bambu kita dapat mengurangi jumlah cor beton sampai 50 % nya. Teknik ini disebut bamboocrete. Bambu juga bisa kita bentuk menjadi anyaman dan dapat digunakan pada sebagian dinding sebagai pengganti bata atau batako, anyaman bambu tersebut akan lebih baik bila kedua sisinya dilapisi oleh ram kawat berbentuk “honey”, kemudian diplester dengan finishing kamprot atau bisa juga dengan acian biasa, teknik ini disebut plastered bamboo wall yang dapat menghemat biaya dari Rp95.000,00/m2 menjadi Rp72.000,00/m2 dibandingkan dengan dinding batu bata konvensional. Bambu juga digunakan sebagai bahan penutup lantai. Batang bambu dipotong kecil-kecil, kemudian direkatkan satu sama lain sehingga akan membentuk sebuah panel, biasanya disebut laminated bamboo floor. Dengan kreatifitas kita masing-masing, bamboo akan dapat lebih banyak dibuat berbagai macam ornamen, furniture atau elemen-elemen estetis lainnya.

Bukan hal yang mustahil di masa yang akan datang bamboo menjadi bahan utama dalam pembuatan sebuah rumah tinggal sebagai pengganti kayu, selain untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik, bambu juga memiliki nilai estetika yang tinggi jika kita dapat mengolahnya dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: