Makalah Bambu Komposit

Pembuatan dan Karakterisasi Komposit Menggunakan Arang dan Serat
Bambu Apus dengan Matriks Epoxy Resin

Oleh: Yati Susanah* dan Widayani

Download file: 258 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembuatan komposit arang dan serat bambu apus dengan matriks epoxy, menyelidiki pola kegagalan pada uji tekan dan tarik, serta studi mengenai mekanisme perpatahan benda uji. Pada penelitian ini telah dibuat komposit menggunakan arang dan serat bambu apus dengan fraksi massa 50%, 52,9%, 56,25%, 60%, 64,28%.

Pada pengujian tekan bahan komposit arang dan serat bambu apus dengan matriks epoxy resin diperoleh bahwa modulus elastisitas komposit dipengaruhi oleh kandungan arang dan serat bambu. Untuk fraksi massa arang 50%, 52,9%, 56,25%, 60%, dan 64,28% berturut-turut diperoleh modulus elastisitas 84,65 MPa, 122,63 MPa, 152,83 MPa, 145,03 MPa, dan 112,09 MPa. Untuk persentase massa serat 50%, 52,9%, 56,25%, dan 60%, berturut-turut diperoleh modulus elastisitas 85,51 MPa, 147,47 MPa, 55,12 MPa, dan 12,16 MPa.

Pengujian tarik bahan komposit serat bambu apus – epoxy menunjukkan bahwa menurunnya modulus elastisitas dipengaruhi oleh kandungan filler dan matriks penyusunnya, yaitu. 368,21 MPa, 219,75 MPa, dan 97,66 MPa pada fraksi massa 52,9%, 56,25%, dan 60%.

Komposit arang dan serat bambu apus bersifat getas dilihat dari permukaan patahan dan nilai kelenturannya yang menunjukkan bahwa komposit tersebut rapuh.

Kata kunci : uji tekan, uji tarik, modulus elastisitas, serat dan arang bambu apus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: