Probo Hindarto

Bambu, material bangunan masa depan

Oleh:  Probo Hindarto

Sumber:  http://astudioarchitect.com/2012/05/   

astudioarchitect.com Bambu, material murah yang makin muncul kembali akibat kelangkaan kayu dan harga besi yang semakin tinggi. Apa yang menyebabkan kita perlu beralih kembali ke bambu? Dewasa ini desain bangunan dengan material bambu sangat booming dan menarik untuk diimplementasikan dalam arsitektur bangunan.

[Pada hari ini kami di astudio mengikuti workshop tentang konstruksi bangunan Bambu oleh Budi Faisal, praktisi arsitek dan pengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bertempat di Universitas Brawijaya. Berikut ini merupakan sedikit catatan dari apa yang kami dapat dalam workshop tersebut, ditulis oleh Probo Hindarto.

  • Bambu termasuk spesies rumput dan kuat tariknya lebih baik daripada baja.
  • Terdapat juga sejenis bambu yang dinamakan Budha bambu yang tumbuh 1,2m per hari.
  • Bambu juga 7 kali kali lebih banyak dibandingkan pohon dan tanaman lain.
  • Tumbuhnya bambu adalah 10-30% lebih cepat dibandingkan pohon lain yang hanya mencapai 2-5% per tahun.
  • Bambu dapat tumbuh dengan produksi 50-100 ton per Ha (tergantung dari spesies , tanah dan iklimnya).
  • Bambu terdiri dari 60-70% batang, 10-15% dahan dan 15-20% daun.
  • Bambu lebih baik untuk renovasi air bahkan lebih baik 240% daripada hutan pinus
  • Bambu juga menaikkan level air setinggi 6,3 meter di India dalam waktu 4 tahun.
  • Bambu lebih baik untuk konservasi tanah dan memiliki tingkat erosi yang lebih rendah karena akarnya lebih baik menahan erosi.
  • Bambu menyerap CO2 lebih banyak daripada hutan lain yaitu 62ton/Ha/tahun dibandingkan hutan lain yang hanya menyerap 15ton/Ha/tahun (4 kali lipatnya).
  • Bambu melepaskan O2 selama fotosintesis yaitu 35% lebih dibandingkan jenis hutan lainnya. (J.A. Janssen)

Penggunaan bambu sangat beragam mulai dari sebagai material bangunan, jembatan, perahu, lantai bambu (parkit bambu), perancah, furniture, alat dapur, alat musik, pembungkus, bahan bakar, makanan, bahan baku minuman, obat, kertas, tekstil, kompos, pipa dan filamen lampu pijar. (David Farelly)

Penggunaan Energi

Energi yang dibutuhkan untuk memproduksi material bangunan bambu terbilang sedikit, dan karena itu hanya memiliki sedikit carbon footprint. Berikut ini perbandingan penggunaan energi untuk memproduksi material bangunan dalam (Nmm2):

  • Besi = 1500
  • Beton = 240
  • Kayu = 80
  • Bambu = 30

Standarisasi penggunaan bambu agak jarang, bahkan masih jarang sekali namun sudah ada yang merumuskan standar penggunaan bambu, antara lain:

  • International Code Bamboo for Housing (INBAR)
  • Laboratory Manual on Testing Method for Determination of Physical and Mechanical Properties of Bamboo (INBAR)
  • Bamboo in Construction (Strada, England)
  • Manual de Construction con Bambu – Universidad Nacional de Colombia. Centro de investigacion de bamboo. Hidalgo (Colombia)

Contoh penggunaan di negara tropis, dengan hanya 20×20 meter persegi area lahan, kita dapat membangun dua rumah (@ 8x8m2) hanya dalam 3 tahun. Di Costarica, terdapat 1000 rumah yang dibangun tiap tahun dengan hanya menggunakan hutan bambu seluas 60Hektar.

Kelemahan material bambu

1. jamur
2. bubuk
3. serangga

Batasan material bambu:

1. tidak cepat kering
2. mudah sekali patah bila dipanen terlalu dini
3. jika tidak diawetkan dengan baik, hanya akan bertahan 5 tahun, jika terkena matahari dan air hujan terus menerus (namun Budi Faisal sendiri menyatakan bahwa teori ini batal mengingat ada bangunan di Bali yang atapnya dari bambu bertumpuk lima dan kuat hingga 15 tahun, apalagi untuk atap dapur dapat bertahan hingga 20 tahun karena sering terasapi dengan bakaran kayu untuk memasak)

Sistem bangunan bambu plaster (anyaman bambu yang diplaster seperti tembok) sudah digunakan di abad 13-14.

Kubah geodesi yang dirancang Buckminster Fuller bisa diterapkan dengan material konstruksi bambu.
sumber: http://www.geodomehome.com/

Rumah murah pasca bencana dapat dibuat dengan material murah bambu.
sumber: http://www.co2bambu.com

Bambu dalam konteks bangunan kontemporer / modern

Saat ini makin banyak arsitek yang menggunakan material bambu dalam karya mereka, dan sambungan bambu tidak lagi hanya menggunakan tali ijuk, namun juga menggunakan sambungan dari baja.

A modern steel connection by Shoei Yoh

Satu hal yang membedakan konstruksi bambu yang lama dengan yang baru adalah dari sisi joint atau penyambungnya. Bila joint menggunakan material modern seperti besi baja, maka konstruksi bambu biasanya juga meningkat pamornya.

Madrid Airport, didesain oleh arsitek Richard Rogers, lengkung plafon merupakan susunan bambu yang memperlihatkan kelenturan konstruksi bambunya.
Sumber: http://www.e-architect.co.uk/madrid/barajas_airport.htm

Vietnam Cafe, bangunan dari bambu yang dari luar terutup atap rumbia dengan bentuk yang mengesankan.
Sumber: http://greenopolis.com/goblog/green-groove/vietnamese-wind-and-water-caf-features-woven-bamboo-architecture

Karya bangunan dengan bambu modern oleh Eko Prawoto

karya arsitek Kengo Kuma mengetengahkan bambu yang rapi dan sedap dipandang. sumber: http://noiretblancunstyle.blogspot.com/2011_07_01_archive.html

Material bambu seringkali diasosiasikan dengan material murah, namun saat ini bambu akan dan telah menjadi material bangunan masa depan. bambu yang akan membawa arsitek di negara berkembang untuk sejajar dengan partner mereka dari negara maju. Meskipun keberadaan bambu sudah populer dalam berabad-abad, kemampuannya untuk digunakan dalam bangunan modern seringkali masih dipertanyakan.

Dalam konteks Indonesia, hutan kita berkurang 51 km2 per hari, dalam tahun 2000-2005 saja, 1,8juta hektar hutan lenyap per tahun. Saat ini Indonesia merupakan negara yang paling tinggi (nomor 1) dalam kerusakan alam dan hutannya.

Indonesia adalah negeri dimana bisa ditanami tumbuhan setahun penuh tanpa henti tidak terjadi perubahan iklim yang sangat drastis seperti di negeri 4 musim. Total lahan yang bisa ditanami sepanjang tahun di seluruh dunia adalah 27% dari seluruh daratan, dan 11% nya berada di Indonesia. Hal ini ebrarti 40,7% dari area tropis yang bisa ditanami setahun penuh adalah di Indonesia, sayang sekali bila masih banyak orang kelaparan.

Dari 1300 spesies bambu di Indonesia, 12% nya berasal dari Indonesia.

Selama masa Kolonial Belanda di Indonesia, pernah dibuat replika menara Eiffel yang dibuat dari bambu.

Untuk dinding bambu murah yang diplaster sebagai pengganti dinding bata biasa, bisa dibuka artikel ‘Dinding Bambu Plaster, Pengganti dinding Bata biasa”.

Green School Bali.

Bambu dapat dieksplorasi fleksibilitasnya untuk mengetahui sejauh mana bambu dapat menjadi material yang lebih ‘baru’.

Kunci utama konstruksi bambu yang lebih awet adalah pada treatment atau pengawetannya. Tanpa itu maka bambu akan kehilangan semua kelebihannya begitu terdapat kekurangan yaitu bambu kurang awet. Pengawetan bambu perlu dilakukan, dan kadangkala memerlukan banyak eksperimen. PeBahan yang dapat mengawetkan bambu adalah resin, namun ini pengawetan yang sangat mahal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: