Bambu untuk Konservasi

One Response to “Bambu untuk Konservasi”

  1. iman lukmanul Hakim Says:

    SalamPerkenalkan saya lukman, anggota KTH Wanajaya, Gunung Burangrang, Situ Lembang, Bandung.Saya tertarik dgn artikel “POTENSI BAMBU SEBAGAI TANAMAN KONSERVASI”.Adampun yang ingin saya tanyakan :1. Apakah sifat konservasi tetap ADA, MESKI BATANG BAMBU TELAH DI PANEN HABIS.2. Apakah betul, semakin sering di panen, semakin produktif pohon bambu nya3. Adakah referensi yang bisa saya sajikan kepada stakeholder tentang 2 hal diatas?Sebagai informasi tambahan, saya bersama pemuda tani di BurangrangSelama ini memanfaatkan lahan gunung burangrang ; atas ijin PERHUTANI (PHBM).Rata-rata warga menanam rumput untuk kebutuhan pakan ternak (hmt).Sekitar 4 bulan kebelakang, kami memohon ijin ke PerhutaniUntuk menanam Bambu, dengan alasan Bambu menjanjikan penghasilan yang cukup baik, harga yang stabil,dan mendukung Kawasan Konservasi Bandung Utara.Namun Jawaban surat dari pihak Perhutani adalah :Boleh menanam, tidak boleh memanen. Dengan alasan untuk konservasi.Apakah betul seperti itu?Pikiran ini terasa aneh, karena pihak perhutani selalu memberikan ijinBila kami menanam rumput.Besar harapan kami mendapatkan informasi yang baikBerkaitan dengan Bambu – Konservasi ini.Saya beserta Pemuda Tani siap untuk menanam bambuSampai 500 Ha, bila status persepsi ini tuntas.Hatur nuhun.Iman Lukmanul Hakim085795672537022.70363903 (flexyhome)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: